7 fakta seputar pilek

Hal-hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang pilek biasa dan cara pemulihannya. Ini dia 7 fakta seputar pilek

1. Dibutuhkan  48 jam untuk menginfeksi

Flu

Coba ingat tempat yang Anda singgahi selama 48 jam ke belakang. Besar kemungkinannya, di sanalah Anda terjangkit virus. Para ahli berkata ada selang waktu sekitar dua hari, dari virus masuk ke dalam lapisan sel hingga timbul gejala. Bingung apakah itu flu atau pilek biasa? Kadang-kadang bahkan para ahli pun tertipu oleh pilek yang menyamar sebagai flu. Walaupun sulit diprediksi, apakah itu pilek berkembang menjadi flu atau cuma pilek biasa, aturan berikut dapat digunakan sebagai acuan.

“Gejala mendadak, demam dan batuk adalah ciri utama influenza.”

2. Olahraga dapat meringankan pilek

Ketika pilek muncul, bukanlah pil yang dianjurkan oleh para ahli, melainkan olahraga singkat agar tubuh berkeringat . Peneliti dari Appalachian State University telah mempelajari pengaruh olahraga terhadap virus dan sistem kekebalan tubuh. Temuannya pun sangat menarik. Setiap olahraga adalah baik. Para peneliti mengatakan, jika Anda ingin menangkal flu di musim pancaroba, sebaiknya Anda berolahraga minimal 5 hari per minggu. Sebuah jalan cepat selama 30 menit, 5 kali per minggu, adalah kiatnya. “Olahraga ringan adalah baik karena dapat melancarkan peredaran darah. Dengan ini sel-sel darah putih akan aktif menanggulangi infeksi di seluruh tubuh, “kata Dr Eccles.

3. Begadang bisa mengakibatkan bersin dan hidung meler

Jika tidur kurang dari tujuh jam, 3 kali lebih mungkin anda terkena pilek, kata peneliti di Carnegie Mellon University. Gunakanlah waktu tidur Anda dengan bijak. Para peneliti menyebutnya “efisiensi tidur.” Misalnya, peserta studi yang susah tidur, yang mendapat kurang dari 92 persen waktu tidur normalnya, setidaknya lima kali lebih mungkin terkena virus pilek daripada mereka yang cepat tidur. Mereka juga mudah sakit daripada peserta yang tidur lebih lama.

4. Bunga echinacea , berkhasiat melawan pilek

echinacea

Bunga tanaman ini berwarna merah muda menakjubkan. Konon, tanaman ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Untuk membuktikannya, peneliti Universitas Connecticut menguji lebih dari 1.600 orang peserta. Penelitian ini melaporkan, Echinacea dapat mengurangi kemungkinan peserta terkena pilek hingga setengahnya. Tetapi tidak hanya itu, durasi pilek juga turun sekitar 1,4 hari karena tanaman ini.

5. Virus pilek dapat membuat gemuk

Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal Pediatrics, mereka menemukan bahwa anak-anak yang terinfeksi adenovirus 36 rata-rata 20 kg lebih berat dari anak-anak yang sehat. Adenovirus 36 adalah virus pilek yang menyebabkan gejala pilek khas dan juga masalah gastrointestinal. Ini memberi indikasi bahwa infeksi virus dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Para peneliti tidak menyiratkan bahwa semua virus, termasuk tipe ini, mengakibatkan masalah berat badan seumur hidup. Tetapi ini tentunya memberi informasi penting agar tetap sehat.

6. Minuman hangat dapat membantu redakan gejala pilek

minum hangat saat flu

Resep Ibu ternyata benar. Ketika mengalami pilek parah, teh dan sup panas mungkin bisa membuat badan terasa lebih baik. Menurut sebuah studi, peneliti di Inggris mengatakan bahwa cukup dengan minum minuman hangat, Anda akan langsung merasa lega dan lebih baik secara berkelanjutan. Ini bermanfaat membantu gejala terburuk pilek Anda, seperti batuk, bersin, hidung meler, sakit tenggorokan dan kelelahan. Dalam studi ini, peneliti menguji minuman hangat dan minuman biasa (suhu normal ruangan). Ditemukan bahwa secangkir minuman hangat dapat memberi perasaan tenang dan nyaman. Untuk tips cepat bugar dari pilek, teh herbal dengan lemon dan satu sendok teh madu patut dicoba. Tips ini telah terbukti dapat meredakan sakit tenggorokan.

7.  Rata-rata 200 Pilek Dialami Manusia seumur hidupnya

Menurut perkiraan, pada ulang tahun ke-75, Anda mungkin telah menderita pilek sebanyak 200 kali. Ini seperti mengalami bersin-bersin selama dua tahun! Jika dilihat dari usia, anak-anak umumnya mengalami antara empat sampai delapan pilek per tahun, sedangkan orang dewasa cenderung lebih jarang. Para ahli percaya bahwa ini disebabkan karena orang tua sudah pernah mengalami sebagian besar pilek. Jadi, sistem kekebalan tubuh terhadap virus telah terbentuk.

http://erabaru.net/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s