Yuuuk Menikmati Cirebon Lebih Dekat !!

Tari Topeng Cirebon

Bicara tentang Cirebon memang tak akan ada habisnya. Daerah yang terletak di dekat perbatasan Jawa Tengah ini memiliki beberapa objek wisata yang menarik. Di antaranya tempat peninggalan bersejarah yang berkaitan dengan syiar Islam, kesenian tradisional, musik, makanan, kerajinan, dan lokasi wisata.

Peninggalan kejayaan Islam di Kota Wali ini terlihat jelas pada Masjid Agung Sang Ciptarasa Kasepuhan. Masjid yang terletak dalam kompleks Keraton Kasepuhan ini masih berdiri kokoh. Selain masjid, empat keraton hingga kini berdiri tegap, yakni Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, dan Keprabonnan. Arsitektur empat keraton ini gabungan dari seni Islam dan Belanda.

Cirebon juga dikenal dengan kerajinan tradisionalnya yakni batik Trusmi. Selain menonjolkan wajah tradisional juga berkarakter agresif dan sedikit warna. Dua corak batik Kota Udang yang terkenal adalah motif Singa Wadas dan motif Mega Mendung. Corak batik Singa Wadas biasanya memperlihatkan bentuk Singa Barong dari Keraton Kasepuhan.

Continue reading Yuuuk Menikmati Cirebon Lebih Dekat !!

Kota Wisata Jawa dan Sunda ada di CIREBON

Kota Cirebon merupakan kota budaya dan tujuan wisata yang unik. Meski terletak di Jawa Barat keseharian masyarakat Kota Udang ini sangat berbeda dengan warga lainnya di belahan barat Pulau Jawa. Sebab Cirebon merupakan titik perpaduan budaya Sunda dan Jawa. Pun bahasa masyarakat Cirebon sangat berbeda dengan warga Jabar lainnya yang menggunakan bahasa Sunda.

Makam Gunung Jati

Bila Anda berkunjung ke Kota Udang ini tentunya harus mengingat perjalanan syiar Islam yang dilakukan Wali Songo di Pulau Jawa. Pasalnya Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidyatullah–salah satu Wali Songo–menjadikan Kota Cirebon sebagai salah satu pusat syiar Islam setelah wafatnya Sunan Ampel pada 1478 Masehi.

Continue reading Kota Wisata Jawa dan Sunda ada di CIREBON

Keraton Cirebon, 2 istana masa lampau

DI KOTA Cirebon, situs bersejarah yang pantas dikunjungi adalah dua istana bersaudara, yaitu Keraton Kesepuhan dan Keraton Kanoman.

Berdasarkan catatan sejarah, ketika Sunan Gunung Jati masih hidup, Cirebon hanya memiliki satu keraton. Namun, setelah meninggal, keraton berhasil dipecah menjadi dua oleh Belanda. Keraton pertama yang ada adalah Keraton Kasepuhan.

Memasuki kawasan Keraton Kesepuhan, Anda akan disambut sebuah gerbang yang terbuat dari bata merah bertingkat. Bagian depan keraton ini biasanya dinamakan dengan Siti Hinggil atau tanah tinggi, yang menghadap langsung ke arah lapangan tempat dulunya pasukan keraton berkumpul.

Keraton Kasepuhan

Setelah melewati Siti Hinggil yang berbentuk gerbang dan pagar panjang, bangunan lainnya yang menarik adalah Mande Semar Sunando. Bangunan ini Continue reading Keraton Cirebon, 2 istana masa lampau

Berburu Batik Trusmi hingga Nasi Jamblang di Cirebon

TIDAK lengkap rasanya jika kita hanya menikmati wisata ziarah yang memang sudah mahsyur itu. Di Cirebon, selain kaya khasanah budaya spiritual, pesona lain tak kalah menariknya.

 

trusmi

Tak jauh dari pusat kota, sekitar 5 km tersebutlah Desa Trusmi Wetan dan Trusmi Kulon di Kecamatan Weru, yang merupakan desa batik.

Populernya Desa Trusmi sebagai pusat batik berawal dari peran Ki Gede Trusmi, salah seorang pengikut setia Sunan Gunung Jati yang mengajarkan seni membatik sembari menyebarkan ajaran Islam.

Hingga kini budaya membatik terus dipertahankan dan jauh lebih berkembang, bahkan batik trusmi berhasil menjadi salah satu ikon batik nasional.

Usaha batik trusmi pada awalnya berasal dari industri yang dikelola secara rumahan, tetapi lama kelamaan menjadi industri kerajinan yang berorientasi bisnis. Selain memenuhi kebutuhan lokal, produk batik trusmi juga banyak yang diekspor untuk memuaskan hasrat para pecinta batik di Jepang, Amerika dan Belanda.

Continue reading Berburu Batik Trusmi hingga Nasi Jamblang di Cirebon

Upacara Adat di Cirebon

1. Syawalan Gunung Jati

Syawalan Gunung Jati merupakan tradisi ziarah pada bulan syawal setelah idul fitri ke makam Sunan Gunung Jati. Pada bulan ini, masyarakat Cirebon biasa melakukan ziarah dan tahlilan di makam Sunan Gunung Jati Cirebon. Setiap Syawalan biasanya tempat ziarah makam Sunan Gunung Jati dipenuhi para peziarah hampir dari semua daerah Cirebon dan daerah lain di sekitarnya.

Continue reading Upacara Adat di Cirebon

Kuliner khas Cirebon

1. Empal Gentong
Empal Gentong adalah makanan khas Cirebon sejenis soto. Cara makannya pun tak jauh beda dengan soto, yakni dimakan campur dengan lontong atau nasi. Yang membedakan dengan jenis soto lain adalah alat masaknya yang unik, yakni menggunakan gentong. Selain itu, makanan ini dimasak dengan kayu bakar sebagai bahan bakarnya. Selain alat memasaknya yang khas, empal gentong juga memiliki sambal yang punya cita rasa tersendiri. Sambal yang super pedas dan berbahan dasar cabe rawit yang dikeringkan ini membuat rasa maupun aromanya benar-benar khas dan menggugah selera makan. Empal ini berisi daging sapi, usus, dan babat disertai dengan kuah santan yang kental sehingga membuat aroma masakan semakin sedap.

2. Nasi Lengko

Meski terdiri dari bahan yang sederhana, makanan ini mengandung banyak nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Makanan khas Cirebon ini terdiri dari campuran nasi dengan tahu, tempe, mentimun, tauge, dan daun kucai (seledri). Di atas campuran itu, ditaburi bawang goreng dan disiram bumbu kacang dan kecap. Menjadi lebih enak dimakan apabila dimakan Continue reading Kuliner khas Cirebon

“Mega Mendung” gaun Qory Sandioriva di Miss Universe

Gelaran Miss Universe 2010 telah digelar, dan wanita cantik asal Meksiko, Jimena Naverette terpilih sebagai Miss Universe 2010.

Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, yang mewakili Indonesia untuk mengikuti gelaran tahunan ini gagal menjadi  Miss Universe 2010, jangankan menjadi finalis untuk menembus 15 besar pun Qory gagal. Hal ini berbeda dengan polling,  Qory ada di urutan ke-8 polling finalis terfavorit. Saingan terdekatnya adalah finalis asal Guatemala dan Thailand. Sayangnya polling tersebut tidak termasuk dalam penilaian para juri Miss Universe.

Kegagalan Qory ditengarai karena  kurang mahirnya bahasa Inggris Qory dalam menjawab pertanyaan juri dalam. Hal ini yang menjadi kritikan kepadanya.  Sebagian yang mengkritik berujar kalau gadis berdarah Aceh itu menggunakan bahasa Inggris yang sulit dimengerti, bahkan ada pihak yang menyarankan Qory untuk menjawab dengan berbahasa Indonesia saja. Walaupun demikian ada yang mendukung Qory, si pendukung menyebut Qory  berhasil masuk peringkat beauty talk (berbicara dan menjawab pertanyaan dengan kharismatik) dalam sesi wawancara

Continue reading “Mega Mendung” gaun Qory Sandioriva di Miss Universe