Menyusuri Sisa Kejayaan Batik Ciamisan

CIAMIS Seperti halnya Tasikmalaya dan Garut memiliki tradisi turun temurun dalam sejarah kerajinan batik. Ada yang menyebutnya sudah ada sejak Kerajaan Galuh berjaya. Tapi, yang pasti, ini sudah berlangsung sejak beberapa abad silam.

MESKI secara geografi, antara Ciamis, Tasikmalaya dan Garut merupakan daerah yang berdekatan dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keindahan Tatar Priangan, dalam tradisi kerajinan batik, ketiga daerah tersebut memiliki karakter dan corak batik yang berbeda.

Batik Garut yang dalam kamus perbatikan lebih populer disebut batik garutan lebih menonjolkan penggunaan warga krem dengan motif lereng (rengreng). Sedangkan tradisi batik Tasikmalaya lebih natural dengan pilihan warna dominan merah bata dan motif burung serta kupu-kupu menjadi pilihan.

Cita rasa batik Ciamis lebih sederhana dari batik garutan dan tasikan. Warna hitam dan putih begitu menonjol dengan paduan hitam dan coklat (saga). Pilihan motif daun dan parang rusak menjadi pilihan utama.

Ada yang menyebutnya batik ciamisan ini sebagai batik sarian dengan corak tidak terlalu ramai, simpel, namun elegan.

Motif Lereng

Batik ciamisan  yang tampil sederhana tapi penuh wibawa tersebut sejalan dengan kiblat tradisi batik tulis di Ciamis lebih mengadopsi tradisi batik Yogkarta. Latar belakang sejarah kebesaran Kerajaan Galuh dan Keraton Continue reading Menyusuri Sisa Kejayaan Batik Ciamisan

Batik Fraktal Indonesia Pun Diincar Malaysia

Upaya negeri jiran Malaysia untuk menjadikan batik sebagai produk andalan negara mereka, tidak main-main. Sebagai buktinya mereka berupaya untuk mempelajari jenis batik baru, batik fraktal yang dikembangkan oleh orang Indonesia.

Nancy Margried, Direktur PT Piksel Indonesia (perusahaan yang khusus bergerak di batik fraktal) mengatakan sempat dihubungi oleh perusahaan swasta dari Malaysia dan mereka menawarkan kerjasama pengembangan batik fraktal di sana

Batik fraktal adalah inovasi baru di bidang batik yang memanfaatkan sebuah software yang dapat mengolah rumus matematis untuk menciptakan pola tertentu dalam pembuatan batik.

Batik fraktal "pinixtoska"

Batik fraktal "cendrawasih"

Batik Fraktal "lung2violet"

Menurut Yun Hariadi, orang yang mengembangkan software batik fraktal di Continue reading Batik Fraktal Indonesia Pun Diincar Malaysia

Pesona batik Kudus, Batik Pinggiran yang Naik Kelas

Bicara batik tak hanya menguntai keindahan batik dari Solo, Yogyakarta, Cirebon, Garut, atau Madura. Beberapa daerah lain yang terpinggirkan, seperti Kudus, Demak, Banyumas, Tuban, dan Rembang, kini juga mulai unjuk diri dengan keunggulan batiknya. Seperti yang dilakukan Perhimpunan Rumah Pesona Kain (RPK) beberapa waktu lalu, yang berkolaborasi dengan Divisi Program Apresiasi Budaya, Djarum, melalui batik Kudus.

Karya perajin pesisir batik asal Kudus, Jawa Tengah, ini lahir dari perpaduan kreasi perajin batik Pekalongan, Yogyakarta, dan Solo. Pada era 1940-an, pedagang Cina di Kudus mengundang perajin batik dari berbagai daerah untuk membuatkan batik khusus untuk mereka. Alhasil, kolaborasi dari perajin batik ini menghasilkan motif batik yang unik. Bagian dasar batik Kudus kental dengan sentuhan batik Yogyakarta dan Solo, sedangkan motif bunganya lekat dengan karakter batik Pekalongan.

Model memperagakan baju dari bahan kain batik Kudus dalam peragaan "Pesona Batik Kudus Warna Warni Tembakau" di Jakarta

Batik Kudus, diakui Ade Krisnaraga Syarfuan, dari RPK, tidak hanya bermotif multikultur, warnanya pun sangat kaya, lantaran perpaduan budayanya. Continue reading Pesona batik Kudus, Batik Pinggiran yang Naik Kelas

Perajin batik Cirebon kembangkan batik Keraton

Para perajin batik tulis dan cap di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengembangkan batik yang bercorak keraton dan pesisir sekaligus yang mungkin tidak dimiliki oleh daerah lain.

Batik Cirebon tersebut dikembangkan dengan corak keraton dan pesisir sekaligus dan itu sudah dilakukan secara turum menurun,” kata seorang perajin batik yang juga Sekretaris Batik Trusmi Medi Masena kepada wartawan di Cirebon, Senin.

Mega Mendung Hijau

Mega Mendung Hijau Tosca

Dikatakannya, batik keraton di Cirebon sudah ada sekitar abad ke-16 dan buktinya terdapat di musem keraton kesepuhan Cirebon.

Continue reading Perajin batik Cirebon kembangkan batik Keraton

Perbedaan batik tulis, batik cap dan batik printing

– Batik Tulis : antara ornamen yang satu dengan ornamen lainnya agak berbeda walaupun bentuknya sama. Bentuk isi relatif rapat, rapih, dan tidak kaku.

– Batik Cap : antara ornamen yang satu dengan ornamen lainnya pasti sama, Continue reading Perbedaan batik tulis, batik cap dan batik printing

Motif batik cirebon

Motif batik Cirebonmemang banyak tapi salah satu ciri khas batik asal Cirebon yang tidak ditemui di tempat lain adalah motif “Mega Mendung”, yaitu motif berbentuk seperti awan bergumpal-gumpal yang biasanya membentuk bingkai pada gambar utama.Batik Mega Mendung Biasa

Continue reading Motif batik cirebon

Batik

Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Kata batik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan “malam” (wax) yang diaplikasikan ke atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna (dye), atau dalam Bahasa Inggrisnya “wax-resist dyeing”.

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia

motif megamendung dari cirebon
motif megamendung dari cirebon

(khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung“, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.

Continue reading Batik