Berburu Batik Trusmi hingga Nasi Jamblang di Cirebon

TIDAK lengkap rasanya jika kita hanya menikmati wisata ziarah yang memang sudah mahsyur itu. Di Cirebon, selain kaya khasanah budaya spiritual, pesona lain tak kalah menariknya.

 

trusmi

Tak jauh dari pusat kota, sekitar 5 km tersebutlah Desa Trusmi Wetan dan Trusmi Kulon di Kecamatan Weru, yang merupakan desa batik.

Populernya Desa Trusmi sebagai pusat batik berawal dari peran Ki Gede Trusmi, salah seorang pengikut setia Sunan Gunung Jati yang mengajarkan seni membatik sembari menyebarkan ajaran Islam.

Hingga kini budaya membatik terus dipertahankan dan jauh lebih berkembang, bahkan batik trusmi berhasil menjadi salah satu ikon batik nasional.

Usaha batik trusmi pada awalnya berasal dari industri yang dikelola secara rumahan, tetapi lama kelamaan menjadi industri kerajinan yang berorientasi bisnis. Selain memenuhi kebutuhan lokal, produk batik trusmi juga banyak yang diekspor untuk memuaskan hasrat para pecinta batik di Jepang, Amerika dan Belanda.

Continue reading Berburu Batik Trusmi hingga Nasi Jamblang di Cirebon

Kuliner khas Cirebon

1. Empal Gentong
Empal Gentong adalah makanan khas Cirebon sejenis soto. Cara makannya pun tak jauh beda dengan soto, yakni dimakan campur dengan lontong atau nasi. Yang membedakan dengan jenis soto lain adalah alat masaknya yang unik, yakni menggunakan gentong. Selain itu, makanan ini dimasak dengan kayu bakar sebagai bahan bakarnya. Selain alat memasaknya yang khas, empal gentong juga memiliki sambal yang punya cita rasa tersendiri. Sambal yang super pedas dan berbahan dasar cabe rawit yang dikeringkan ini membuat rasa maupun aromanya benar-benar khas dan menggugah selera makan. Empal ini berisi daging sapi, usus, dan babat disertai dengan kuah santan yang kental sehingga membuat aroma masakan semakin sedap.

2. Nasi Lengko

Meski terdiri dari bahan yang sederhana, makanan ini mengandung banyak nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Makanan khas Cirebon ini terdiri dari campuran nasi dengan tahu, tempe, mentimun, tauge, dan daun kucai (seledri). Di atas campuran itu, ditaburi bawang goreng dan disiram bumbu kacang dan kecap. Menjadi lebih enak dimakan apabila dimakan Continue reading Kuliner khas Cirebon