Sulitnya Membatik, Hargailah Perajin Batik!

Perajin Batik

“SULIT juga ya…” Kalimat itu langsung terlontar saat beberapa orang mulai meletakkan canting di atas kain putih berukuran 40×40 centimeter. Apalagi saat harus membentuk pola yang seimbang, mereka langsung merasa kesulitan. Yang terlihat akhirnya, kain putih itu memang penuh dengan gambar, namun banyak garis yang putus dan gumpalan malam di mana-mana.

Itu terlihat dari workshop membatik yang menjadi salah satu kegiatan dalam peringatan Hari Batik Nasional yang digelar Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) bersama berbagai komunitas.

Mengetahui sulitnya membatik dengan cara tulis, memancing pertanyaan apakah masyarakat semakin menghargai hasil karya pengrajin atau yang penting memakai motif batik meski itu adalah hasil pabrik tekstil? Setelah dua tahun ini batik ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia oleh UNESCO, apakah itu membuat pengrajin semakin sejahtera?
Continue reading Sulitnya Membatik, Hargailah Perajin Batik!

Batik Bali Rambah Amerika Serikat

Batik Indonesia kembali menjadi inspirasi bagi perancang busana internasional. Kali ini, iklan batik mega mendungperancang busana Amerika Serikat, Nadya, menjadikan batik Bali sebagai bahan utama rancangan yang diperlihatkan dalan peragaan busana di berbagai kota di Negeri Paman Sam.

Di tangan Nadya, busana tradisional batik diolah menjadi busana kontemporer dan modern. Untuk menghasilkan produk variatif itu, Nadya bereksperimen dengan bahan, motif, dan warna batik.

Nadya juga menerapkan konsep reversibel bagi karya-karyanya, seperti jaket, rompi, dan kemeja. Selain itu, hampir semua rancangannya dapat digunakan secara bolak-balik. Jadi, beli satu seakan dapat dua.

“Kami banyak membuat batik dan pakaian buatan tangan untuk ekspor. Bekerja dengan berbagai ketrampilan, dengan bahan dari Bali, Jawa, Sulawesi,” jelas Nadya.

Continue reading Batik Bali Rambah Amerika Serikat